|
Resources Development Centre (RDC) merupakan institusi yang berfungsi sebagai badan pelaksana. Hal ini tertuang dalam SK Ketua FPESD Jawa Tengah No. FPESD/585/04 tentang pendirian RDC pada tanggal 5 Agustus 2004. rdiri dari pegawai sipil Propinsi Jawa tengah, pegawai swasta, dan tenaga ahli baik lokal maupun dari luar negeri atau domestik, atau kemungkinan dibantu oleh lembaga donor, termasuk staff dari lembaga tersebut. Keberadaan RDC adalah sebagai badan pelaksana FPESD dengan memadukan pendekatan bottom up dan top down, serta FEDEP dan klaster sebagai basis dengan menggunakan pendekatan yang partisipatif. Badan ini, yang kemudian menggunakan jasa BDS (melalui kontrak dalam pelaksanaan program di lapangan), diharapkan mampu mempercepat pengembangan UKM; perbaikan kesempatan kerja; perbaikan kemitraan antara pemerintah, stakeholder, masyarakat, dan sektor swasta di Jawa Tengah. Resouces Development Center (RDC) adalah suatu institusi yang didirikan guna melengkapi kinerja FPESD Jawa Tengah. RDC merupakan bagian dari FPESD dan berfungsi sebagai badan pelaksanan FPESD. Fokus RDC adalah sebagai berikut Pemberdayaan (Capacity Building) bagi pelaku usaha, khususnya klaster, FEDEP, dan asosiasi anggota FPESD serta anggota lain melalui fasilitasi dan pendampingan teknis (technical assistance). Peran RDC di sini yaitu mencoba dalam penggalian dana dari lembaga donor maupun pemerintah dalam kegiatan tertentu, Pendampingan (technical assistance) kepada Pemerintah Propinsi dan FEDEP untuk memperkuat dan meningkatkan daya saing wilayah melalui pengembangan pusat informasi / promosi, Pemerkuatan BDS (Business Development Center) yang memiliki beberapa efek positif, antara lain memperbaiki kualitas dalam pelatihan, konsultansi, serta konseling sebagaimana juga sebagai basis bagi organisasi pendukung yang ingin menyalurkan jasa bagi pengembangan klaster dan perluasan lapangan kerja, Membangun kemitraan antara pemerintah dan swasta (Public Private Partnership) melalui pemberdayaan (capacity building) dalam rangka pengembangan dan pemenuhan persyaratan untuk penggalian sumber dana dari lembaga donor.
KAGIATAN RDC 2009 Dalam rangka melihat lebih jauh kondisi Klaster Pertanian Padi organik yang terdapat di Desa Ketapang, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, kepala BPMD Provinsi Jawa Tengah melakukan kunjungan pada Kamis, 25 Juni 2009 bersama rombongan staf BPMD Jawa Tengah.  Rombongan melihat aktifitas masyarakat yang sangat beragam, dengan hamparan padi organik yang permintaan pasar, meskipun telah diupayakan peningkatan produksinya dari waktu ke waktu. 
Disamping melihat hamparan padi organik, Kepala BPMD, Bp. Agus Suryono juga mengunjungi Sekolah Global. Sekolah yang dikelola oleh masyarakat untuk belajar dan berdiskui tentang alam dan segenap sumber dayanya. Juga dikunjungi Lumbung padi, lumbung pupuk dan penyelepan padi yang masih berada dalam kawasan desa tersebut. |